PT Sterling Tulus Cemerlang
www.sterling-team.com

Whatsapp
+62-877-8655-5055

Email
sales-enquiry@sterling-team.com

Address
Sampoerna Strategic Square
South Tower Level 30
Jl Jend. Sudirman No. 45-46
Jakarta 12930 – Indonesia

600+ FREE Tips SAP Business One yang dapat menjadikan anda SAP B1 Super User dari Sterling Tulus Cemerlang (STEM)

Asset Value Date pada A/P Invoice di SAP Business One

Asset Value Date pada A/P Invoice di SAP Business One

Apa Itu Asset Value Date?

Asset Value Date adalah tanggal yang menentukan Capitalization Date (tanggal kapitalisasi) pada Asset Master Data di modul Aset Tetap (Fixed Assets) SAP Business One. Tanggal ini menjadi acuan bagi sistem untuk menentukan kapan suatu aset mulai diakui sebagai aset tetap dan sejak kapan depresiasi mulai dihitung. Dengan kata lain, Asset Value Date merupakan titik awal perhitungan depresiasi, bukan sekadar informasi administratif pada dokumen pembelian.

Saat Depreciation Run dijalankan, SAP Business One akan menghitung depresiasi aset berdasarkan Asset Value Date yang telah menjadi Capitalization Date pada Asset Master Data. Oleh karena itu, ketepatan pengisian tanggal ini akan berpengaruh langsung terhadap nilai depresiasi, Net Book Value, dan laporan aset perusahaan.

 

Penggunaan Asset Value Date pada Pembelian Aset Tetap

Ketika aset tetap dibeli melalui A/P Invoice, SAP B1 akan memprosesnya sebagai berikut:

  1. User membuat A/P Invoice yang berisi item bertipe Fixed Asset.
  2. Sebelum dokumen di-add, user dapat menentukan Asset Value Date pada tab Accounting.
  3. Pada field Asset Value Date, ubah tanggal sesuai kebutuhan. Secara default, SAP B1 akan mengisi field ini mengikuti Posting Date. Namun, tanggal tersebut dapat diubah secara manual apabila asset mulai diakui atau mulai digunakan pada tanggal yang berbeda.
  4. Saat A/P Invoice ditambahkan, SAP Business One otomatis membuat dokumen Capitalization. Asset Value Date pada dokumen Capitalization akan terisi sesuai dengan Asset Value Date yang diisikan pada dokumen A/P Invoice.
  5. Asset Value Date pada dokumen Capitalization inilah yang menjadi Capitalization Date di Asset Master Data.
  6. Asset Master Data berubah status jadi aktif, Net Book Value mulai berjalan dari titik ini, dan Capitalization Date digunakan sebagai dasar perhitungan depresiasi.

 

Hal-Hal Penting Mengenai Asset Value Date

Berikut beberapa hal yang perlu diketahui mengenai Asset Value Date:

  • Asset Value Date dapat diubah sebelum dokumen A/P Invoice di-add. Setelah dokumen berhasil ditambahkan, tanggal tersebut tidak dapat diubah lagi.
  • Asset Value Date dapat berbeda dengan Posting Date.
  • Asset Value Date menjadi dasar perhitungan depresiasi. SAP Business One menggunakan tanggal ini sebagai acuan untuk menentukan kapan asset mulai didepresiasi, bukan berdasarkan Document Date maupun Posting Date.
  • Setelah aset dikapitalisasi, Asset Value Date akan menjadi Capitalization Date pada Asset Master Data.

 

Contoh Kasus Praktis

Misalkan sebuah perusahaan membeli truk baru dengan kondisi berikut:

  • Invoice dari supplier diposting pada 15 Juli
  • Truk baru selesai dipersiapkan dan mulai digunakan pada 1 Agustus

Apabila Asset Value Date tetap mengikuti tanggal Posting Date di bulan Juli, maka SAP B1 akan menganggap aset sudah aktif sejak bulan Juli. Akibatnya, depresiasi mulai dihitung lebih awal, meskipun truk sebenarnya belum digunakan.

Untuk menghindari hal tersebut, Asset Value Date dapat diubah menjadi 1 Agustus, yaitu tanggal ketika aset mulai digunakan.

Dengan kondisi tersebut:

  • Saat Depreciation Run dilakukan pada bulan Juli, truk belum muncul dalam daftar aset yang akan didepresiasi karena Capitalization Date masih berada di bulan Agustus.
  • Saat Depreciation Run dilakukan pada bulan Agustus, truk akan mulai muncul dan SAP Business One menghitung depresiasi sejak tanggal tersebut.

Contoh ini menunjukkan bahwa Posting Date, Document Date, dan Asset Value Date dapat memiliki tanggal yang berbeda. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda, namun Asset Value Date merupakan tanggal yang digunakan sebagai dasar perhitungan depresiasi.

 

Kesimpulan

Asset Value Date merupakan field penting dalam proses pembelian aset tetap di SAP Business One karena menentukan Capitalization Date pada Asset Master Data sekaligus menjadi acuan awal perhitungan depresiasi.

Kesalahan dalam menentukan tanggal ini dapat menyebabkan depresiasi dimulai lebih cepat atau lebih lambat dari seharusnya, sehingga memengaruhi nilai aset pada laporan keuangan, seperti Net Book Value dan Asset History Sheet.

Oleh karena itu, sebelum menambahkan A/P Invoice untuk aset tetap, pastikan Asset Value Date telah sesuai dengan tanggal ketika aset mulai diakui atau mulai digunakan oleh perusahaan. Dengan demikian, perhitungan depresiasi akan sesuai dengan kondisi operasional dan pencatatan akuntansi yang diharapkan.

 

 

Baca juga Tips SAP Business One yang relevan:

Mau Tahu Cara Mudah Mengatur Perusahaan Dengan SAP Business One

Artikel ini ditulis oleh PT. Sterling Tulus Cemerlang
Lebih detail tentang SAP Business One,
email ke: sales-enquiry@sterling-team.com atau hubungi +6221-5806336 atau wa +6287786555055

, , , , , , , ,