Dalam proses penjualan maupun perencanaan pengiriman barang, salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: apakah barang yang diminta customer benar-benar tersedia untuk dikirim?
Stok yang terlihat di gudang belum tentu semuanya bisa langsung digunakan. Sebagian stok bisa saja sudah dialokasikan untuk pesanan lain, sedang dalam proses produksi, atau sudah dijadwalkan untuk pengiriman ke customer lain.
Untuk membantu menjawab hal tersebut, SAP Business One menyediakan fitur Available-To-Promise (ATP).
Apa itu Available-To-Promise (ATP)?
Available-To-Promise (ATP) adalah laporan yang menampilkan ketersediaan stok suatu item pada gudang tertentu berdasarkan waktu, dengan mempertimbangkan transaksi yang sudah terjadi maupun yang sudah direncanakan.
Melalui laporan ini, pengguna dapat melihat:
- Stok yang tersedia saat ini di gudang tertentu
- Stok yang sudah dialokasikan untuk transaksi lain
- Barang yang sudah dipesan oleh customer namun belum dikirim (Committed)
- Barang yang akan masuk dari proses pembelian atau produksi (Ordered)
- Estimasi kapan stok akan tersedia kembali
Dengan demikian, ATP membantu pengguna menentukan kapan suatu pesanan dapat dipenuhi.
Cara Mengakses Available-To-Promise
Laporan Available-To-Promise dapat diakses langsung dari dokumen transaksi yang menggunakan item, seperti:
- Sales Quotation
- Sales Order
- Delivery
- Production Order
- dan dokumen lain yang berkaitan dengan inventory
Cara membuka laporan ATP:
- Buka dokumen transaksi yang memiliki baris item (misalnya Sales Order).
- Klik kanan pada baris item yang ingin dicek.
- Pilih Available-To-Promise.

SAP Business One kemudian akan menampilkan laporan yang menunjukkan ketersediaan item tersebut.

Laporan ini menampilkan pergerakan stok suatu item pada gudang tertentu berdasarkan transaksi yang memengaruhi ketersediaan barang, baik transaksi yang menambah maupun mengurangi stok.
Setiap baris pada laporan menunjukkan dokumen atau transaksi yang berkaitan dengan item tersebut, seperti Sales Order, Purchase Order, maupun Production Order.
Cara Membaca Laporan ATP
Sebagai contoh dari tampilan di atas:
- Baris In Stock menunjukkan stok awal yang tersedia.
- Ketika ada Sales Order, maka kolom Committed akan terisi, sehingga mengurangi ketersediaan stok pada kolom Available.
- Jika terdapat Purchase Order, jumlah pada kolom Ordered akan menambah stok di tanggal penerimaan barang.
- Pada contoh, stok awal adalah 909. Setelah memperhitungkan komitmen (pesanan keluar) serta penambahan stok dari pembelian maupun produksi hingga Februari 2026, jumlah akhir yang benar-benar “Available” adalah 595.
Dengan membaca laporan ini secara kronologis berdasarkan tanggal, pengguna dapat memahami:
- kapan stok akan berkurang
- kapan stok akan bertambah
- apakah suatu pesanan masih dapat dipenuhi
Tips Tambahan
- Cek Gudang Lain: Klik tombol Multiple Warehouses di pojok kanan atas untuk melihat apakah stok tersedia di gudang lain.
- Barang Alternatif: Jika stok tidak tersedia, klik Alternative Items untuk melihat barang pengganti yang memiliki fungsi serupa.
Available-To-Promise (ATP) merupakan fitur penting di SAP B1 untuk mengecek ketersediaan stok secara lebih akurat. Berbeda dengan hanya melihat jumlah stok di gudang, ATP mempertimbangkan berbagai transaksi yang memengaruhi stok. Dengan demikian, pengguna dapat mengetahui apakah suatu pesanan benar-benar dapat dipenuhi serta kapan barang tersebut tersedia.
Dengan memanfaatkan laporan ini, perusahaan dapat meningkatkan akurasi informasi kepada customer, menghindari konflik alokasi stok, serta mendukung proses perencanaan pengiriman dan pengadaan barang secara lebih efektif.
Baca juga Tips SAP Business One yang relevan:
- Cara Buat Issue for Production di SAP Business One
- Kredit Memo dari Closed AR Invoice — SAP B1 Tips
- Hapus Riwayat Percakapan di Live Collaboration
- Fitur Baru: Inventory Transfer Antar Branch di SAP Business One 10.0 FP 2411
- Vendor Pilihan SAP B1 – Optimalkan MRP & Purchase Request
- Setting Ukuran Kertas di SAP Crystal Reports








