Dalam beberapa perusahaan, ada barang tertentu yang perlu dilacak secara individual, misalnya produk elektronik, mesin, atau peralatan khusus. Untuk itu, SAP Business One menyediakan fitur serial number yang berfungsi mencatat identitas unik setiap unit barang. Dengan adanya serial number, perusahaan dapat memantau pergerakan barang mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga pengiriman, sehingga mempermudah proses kontrol stok dan pelacakan.
Item yang memiliki serial number dapat diatur melalui Item Master Data > Tab General > Field Manage Item by. Jika Anda memilih opsi Manage Item by: Serial Numbers, maka akan otomatis muncul field tambahan yaitu Management Method dan Issue Primarily By.

Penggunaan Serial Number dalam Transaksi
- Penambahan Serial Number dilakukan saat menerima barang, misalnya pada transaksi Goods Receipt PO (GRPO), Penerimaan dari Produksi dan penambahan barang karena penyesuaian stok.
- Pengurangan Serial Number terjadi saat melakukan pengiriman barang, misalnya pada transaksi Delivery, Pengembalian barang, dan pengurangan barang karena terjadi penyesuaian stok ataupun dipakai internal.
- Penting untuk diperhatikan bahwa setiap serial number harus unik dan tidak boleh sama dengan unit barang lainnya.
Contoh Penggunaan
- Pada GRPO: Jika barang yang diterima adalah item dengan pengelolaan serial number, maka saat Anda menyimpan transaksi GRPO akan muncul jendela Serial Numbers – Setup untuk memasukkan serial number barang tersebut.

- Pada Delivery: Jika barang yang akan dikirim merupakan item dengan pengelolaan serial number, maka saat Anda menyimpan transaksi Delivery akan muncul jendela Serial Number Selection untuk memilih serial number yang akan dikirimkan.

Baca juga Tips SAP Business One yang relevan:
- Vendor Pilihan SAP B1 – Optimalkan MRP & Purchase Request
- Setup Mata Uang (Currencies) di SAP Business One
- Cara Mengatur Metode Pengiriman di SAP Business One
- Fitur Baru: Pengecekan Duplikasi Business Partner di SAP Business One 10.0 FP 2508
- Identifikasi Variance Stok dengan Mudah & Cepat
- Cara Buat Template UDO untuk Import Data di SAP B1








