Apakah anda tahu pada SAP Business One terdapat fungsi untuk Down Payment Request? Dan apa perbedaannya dengan Down Payment Invoice?
- Down Payment Request
Down Payment Request dapat digunakan ketika vendor atau customer mengajukan permohonan untuk pembayaran uang muka yang akan dilakukan pada waktu tertentu. Membuat dokumen A/R Down Payment Request atau dokumen A/P Down Payment Request tidak akan memposting journal apa pun sehingga jika anda membuat A/R Down Payment Request atau A/P Down Payment Request berdasarkan dari Purchase Order atau Sales Order maka status Base Document tersebut tidak akan menjadi Close. SAP Business One Tips – Down Payment Request vs Down Payment Invoice
- Down Payment Invoice
Down Payment Invoice digunakan ketika vendor mengirimkan atau saat customer meminta tagihan untuk uang muka. Ketika A/R Down Payment Invoice atau A/P Down Payment Invoice tersebut dibuat, SAP Business One akan memposting journal atas uang muka tersebut tetapi tidak akan mempengaruhi nilai inventory. Anda bisa membuatA/R Down Payment Invoice atau A/P Down Payment Invoice berdasarkan dari Purchase Order atau Sales Order seperti halnya membuat A/P Invoice.
SAP Business One Tips – Down Payment Request vs Down Payment Invoice
Masih Bingung Memilih Down Payment Request atau Down Payment Invoice?
Perbedaan keduanya sering tidak disadari dan dapat memengaruhi proses akuntansi di SAP Business One. Jika Anda masih ragu menentukan dokumen yang tepat, tim kami siap membantu melakukan analisis lebih lanjut.
Baca juga Tips SAP Business One yang relevan:
- Batasi Jumlah Uang Tunai Incoming Payment SAP B1
- Hanya Izinkan Akun Kas di Metode Pembayaran Tunai SAP B1
- Kredit Memo dari Closed AR Invoice — SAP B1 Tips
- Cara Membatalkan Rekonsiliasi Manual di SAP Business One
- Pisahkan Baris BP/Account pada Pembayaran di SAP B1
- Buat Template Laporan Keuangan di SAP B1 Sendiri
Originally posted 2025-04-05 05:58:12.




