PT Sterling Tulus Cemerlang
www.sterling-team.com

Whatsapp
+62-877-8655-5055

Email
sales-enquiry@sterling-team.com

Address
Sampoerna Strategic Square
South Tower Level 30
Jl Jend. Sudirman No. 45-46
Jakarta 12930 – Indonesia

600+ FREE Tips SAP Business One yang dapat menjadikan anda SAP B1 Super User dari Sterling Tulus Cemerlang (STEM)

Penambahan Kolom Active pada Setup Freight di SAP Business One 10 FP 2508

Penambahan Kolom Active pada Setup Freight di SAP Business One 10 FP 2508

Dalam pengelolaan transaksi di SAP B1, komponen biaya tambahan seperti freight (ongkos kirim, handling, dan biaya distribusi lainnya) memegang peranan penting dalam memastikan nilai transaksi tercatat secara akurat. Seiring berkembangnya bisnis, daftar freight seringkali menumpuk, namun menghapusnya bukan pilihan bijak karena alasan integritas data. Oleh karena itu, pengaturan freight yang rapi dan fleksibel menjadi kebutuhan dalam operasional sehari-hari.

Mulai dari versi SAP Business One 10 Feature Pack (FP) 2508, terdapat peningkatan pada menu Setup Freight, yaitu penambahan kolom baru bernama Active.

 

Apa Itu Kolom Active pada Setup Freight?

Kolom Active berfungsi sebagai penanda apakah suatu kode freight masih digunakan dalam proses transaksi atau tidak. Dengan adanya kolom ini, pengguna kini dapat mengontrol penggunaan freight tanpa harus menghapus data yang sudah ada.

Jika:

  • Active dicentang: Freight dapat digunakan dalam transaksi (Sales/Purchasing).
  • Active tidak dicentang: Freight tidak akan muncul atau tidak bisa dipilih dalam transaksi.

 

Mengapa Fitur Ini Penting?

Sebelum adanya versi FP 2508, pengguna sering menghadapi dilema saat terdapat kode freight yang sudah tidak lagi digunakan dalam transaksi. Menghapus freight yang sudah memiliki riwayat transaksi dapat menyebabkan inkonsistensi data atau kendala saat melakukan audit. Di sisi lain, membiarkannya tetap muncul akan membuat daftar freight menjadi sangat panjang dan meningkatkan risiko kesalahan input oleh user. Dengan adanya kolom Active, masalah ini bisa diatasi dengan lebih elegan.

 

Beberapa manfaat utama:

  • Menjaga histori data tetap utuh
    Dengan menonaktifkan freight (bukan menghapusnya), seluruh riwayat transaksi di masa lalu tetap tersimpan utuh di dalam database. Ini sangat penting untuk kebutuhan audit internal maupun pelacakan laporan keuangan tahun-tahun sebelumnya.
  • Efisiensi antarmuka pengguna (Clean UI)
    Dengan menyembunyikan freight yang sudah tidak digunakan lagi, daftar pilihan pada dokumen transaksi menjadi lebih ringkas (clutter-free). Hal ini memudahkan user dalam menemukan dan memilih kode yang relevan dengan lebih cepat, sehingga mempercepat proses input data.
  • Fleksibilitas dalam pengelolaan biaya
    Perusahaan dapat dengan mudah mengaktifkan atau menonaktifkan komponen biaya tertentu sesuai dengan kebijakan terbaru atau kontrak vendor tanpa harus membuat ulang struktur freight dari awal.

Penambahan kolom Active pada Setup Freight di SAP Business One FP 2508 merupakan peningkatan kecil namun sangat praktis. Fitur ini memberikan kontrol lebih baik terhadap penggunaan freight, tanpa mengorbankan integritas data historis. Bagi user maupun administrator, ini membantu menjaga sistem tetap bersih, terstruktur, dan mudah digunakan seiring berkembangnya kebutuhan bisnis.

 

Baca juga Tips SAP Business One yang relevan:

Mau Tahu Cara Mudah Mengatur Perusahaan Dengan SAP Business One

Artikel ini ditulis oleh PT. Sterling Tulus Cemerlang
Lebih detail tentang SAP Business One,
email ke: sales-enquiry@sterling-team.com atau hubungi +6221-5806336 atau wa +6287786555055

, , , , , , , ,