Phone
+62-877-8655-5055
+62 (21) 580-6055

Email
sales-enquiry@sterling-team.com

Address
Sampoerna Strategic Square
South Tower 18th
Jl Jend. Sudirman kav 45-46
Jakarta 12930 - Indonesia

HANA Housekeeping dengan Script Python

SAP Business One Tips - STEM SAP Gold Partner Indonesia - Setup Automate Housekeeping on HANA Server with Phyton Script for SAP B1

Tips berikut ini akan memberikan pengetahuan tambahan untuk anda mengenai fitur housekeeping otomatis untuk server HANA anda. Tips ini tentu akan sangat berguna untuk membersihkan beragam file/data log, traces, alerts, internal events, dan lainnya. Sehingga kapasitas server anda tak terbebani dengan log file yang menumpuk yang berujung dengan berkurangnya performance dari server.

Silahkan ikuti panduan langkah-langkah berikut ini:

  1. Buatlah suatu Database Role dan Database User untuk melakukan job housekeeping
  2. Buka terminal di server Linux (atau alternatif lain,gunakanlah aplikasi Putty melalui Windows anda) , dan connect ke HANA Linux Server menggunakan user login root. Execute commands berikut di bawah ini:
  3. Kembali lagi ke terminal, dengan menggunakan root, ubahlah direktori server ke  / , dan execute command di bawah ini. 
    Kemudian, ketiklah syntax berikut di bawah ini:
    alias cdtrace=’/usr/sap/NDB/HDB00/hanab1h/trace
    Silahkan sesuaikan direktori dengan direktori System HANA anda sendiri untuk men-trace files, dan simpan/save file ini dengan menggunakan command :wq!
  4. Silahkan buat suatu directory hanacleaner_history yang ada di directory /usr/sap dan ubahlah ownership nya ke ndbadm:sapsys dengan command di bawah ini:

    cd /usr/sap
    mkdir hanacleaner_history
    chown ndbadm:sapsys hanacleaner_history
  5. Download files melalui link : GDRIVE
    Pada file terdownload (.zip) tersebut, copy hanacleaner.py file ke HANA Linux Server yang ada di directory:
    /usr/sap/NDB/HDB00/exe/python_support
    Ubahlah ownership hanacleaner.py ke ndbadm:sapsys
    Ubahlah file hanacleaner.py , dan cek parameter di lines 918, 921, dan 964:Line 918 : zipBackupPath = cdalias(‘cdtrace’)Line 921 : dbuserkeys = [“HANACLEANER1KEY”] –> Key ini tersimpan di  hdbuserstore yang telah disebut sebelumnya di step 2 diatas ini.Line 964 : ignore_filesystems =  “”  –> Isikan berikut “” dengan path utuh dari filesystem yang sudah 100% digunakan (seperti contohnya filesystem iso mounted)Lalu, Save saja file tersebut setelah anda selesai.
  6. Copy hanacleaner.sh dari folder downloaded (step 5 di atas) ke HANA Linux server di direktori manapun, seperti misalnya /home/Schedule_Script/ dan ubahlah ownership nya juga ke ndbadm:sapsys , dan ubahlah file ini dengan file yang bisa di execute dengan menggunakan command chmod 777 hanacleaner.sh

    Editlah file ini, dan sesuaikan parameter dengan kebijakan anda masing-masing.
    Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai parameter ini, silahkan anda cek saja file hanacleaner.pdf yang ada pada link downloaded file (di sebut pada step 5 di atas).
  7. Edit crontab untuk user ndbadm, di directory /etc dengan menggunakan command crontab -u ndbadm -e
    Insert line command berikut ke crontab nya, sebagai contoh:
    0 6 * * * /home/Schedule_Script/hanacleaner.sh
    Jadwal otomatis ini akan selalu jalan dan aktif menggunakan user ndbadm sebagai executor, dan setiap jam 6 AM di setiap pagi hari, file hanacleaner.sh akan terkeksekusi otomatis.Untuk mengeksekusi manual hanacleaner.sh manually, anda harus mengubah lebih dulu user ke ndbadm dengan menggunakan command ‘su ndbadm’ dan execute hanacleaner.sh menggunakan command ./hanacleaner.sh, dan hal itu akan membentuk suatu output file di path folder /usr/sap/hanacleaner_history/ setiap kali tereksekusi.

, , ,