PT Sterling Tulus Cemerlang
www.sterling-team.com

Phone
+62-877-8655-5055
+62 (21) 580-6055

Email
sales-enquiry@sterling-team.com

Address
Sampoerna Strategic Square
South Tower 18th
Jl Jend. Sudirman kav 45-46
Jakarta 12930 - Indonesia

350+ FREE Tips dari Sterling Tulus Cemerlang (STEM) - SAP Indonesia Gold Partner,
yang dapat menjadikan anda SAP B1 Super User

Perhitungan Distribution Method pada Freight

SAP Business One Tips Calculation of Distribution Method in Freight
SHARE ON

Pada saat Anda melakukan set up Freight, terdapat Distribution Method yang berguna sebagai metode untuk mendistribusikan nilai Freight di antara row dokumen. Berdasarkan pilihan Anda, nilai freight di distribusikan dari header ke baris untuk mengalokasikan Freight tersebut ke Quantity atau harga pembelian terakhir (Total Line).

SAP Business One Tips - Calculation of Distribution Method in Freight

SAP Business One Tips – Calculation of Distribution Method in Freight

Distribution Method terbagi menjadi 6 diantaranya yaitu :

  1. None
    º Jumlah Freight tidak di distribusikan di antara baris pada detail dokumen. Jika anda telah memilih Persediaan atau Harga Pembelian Terakhir maka opsi None ini tidak dapat dipilih.
  2. Equally
    º Jumlah Freight di distribusikan merata untuk masing masing baris pada detail dokumen terlepas dari nilai dari kolom Quantity maupun Total tiap baris nya
  3. Quantity
    º Jumlah Freight di distribusikan dengan melihat nilai Quantity pada masing-masing detail item.

    Contoh perhitungan sebagai berikut:
    Jika pada suatu dokumen ada 3 Item, di antaranya ada Item 1 Qty =  3 , Item 2 Qty = 4 , Item 3 Qty = 3 . Dengan kita berikan contoh nilai Freight terhadap dokumen tersebut sebesar $100
    Maka pembagian perhitungan freightnya akan menggunakan formula (Quantity per Item / total keseluruhan item) * Nilai Freight:
    a. Item 1 (3 / 10) * 100 = $30
    b. Item 2 (4 / 10) * 100 = $40
    c. Item 3 (3 / 10) * 100 = $30
  4. Volume
    º Jumlah Freight di distribusikan dengan melihat nilai Volume pada detail dokumen.

    Contoh perhitungannya sebagai berikut:
    Jika pada suatu dokumen ada 2 Item, di antaranya Item A Volume = 2000 dan Item B Volume = 3000 dengan nilai Freight $100
    Maka pembagian perhitungan freight nya akan menggunakan formula (Volume per Item / Total keseluruhan Volume) * Nilai Freight
    a. Item A (2000 / 5000) * 100 = $40
    b. Item B (3000 / 5000) * 100 = $60
  5. Weight
    º Jumlah Freight di distribusikan dengan mengacu pada nilai weight jika kita memaintain nilai weight pada detail dokumen.

    Contoh perhitungannya sebagai berikut:
    Jika pada suatu dokumen ada 2 item, di antaranya Item A Weight = 400 dan item B Weight 600 dengan nilai Freight $100
    Maka pembagian perhitungan Freight tersebut akan menggunakan formula (Weight per Item / Total keseluruhan Weight) * Nilai Freight
    a. Item A (400 / 1000) * 100 = $40
    b. Item B (600 / 1000) * 100 = $60
  6. Row Total
    º Jumlah Freght di distribusikan dengan mengacu pada nilai Row Total (Line Total) item pada detail item dokumen tersebut.

    Contoh perhitungannya sebagai berikut:
    Jika pada suatu dokumen ada 2 item , di antaranya Item A Line Total = $40 dan item B Line Total $60 dengan nilai Freight $10
    Maka pembagian perhitungan Freight tersebut akan menggunakan formula (Row total per Item / Total keseluruhan Row Total) * Nilai Freight
    a. Item A (40 / 100) * 10 = $4
    b. Item B (60 / 100) * 10 = $6
Mau TahuCara Mudah Mengatur Perusahaan Dengan SAP Business One

Artikel ini ditulis oleh PT. Sterling Tulus Cemerlang, SAP Business One GOLD Partner di Indonesia.
Lebih detail tentang SAP Business One,
email ke: sales-enquiry@sterling-team.com atau hubungi +6221-5806336 atau wa +6287786555055

, , , , ,