PT Sterling Tulus Cemerlang
www.sterling-team.com

Phone
+62-877-8655-5055
+62 (21) 580-6055

Email
sales-enquiry@sterling-team.com

Address
Sampoerna Strategic Square
South Tower 18th
Jl Jend. Sudirman kav 45-46
Jakarta 12930 - Indonesia

450+ FREE Tips dari Sterling Tulus Cemerlang (STEM) - SAP Indonesia Gold Partner,
yang dapat menjadikan anda SAP B1 Super User

Golden Arrow Pada SAP Crystal Report

Pada SAP Business One ada istilah golden arrow. Golden Arrow digunakan sebagai link atau referensi dari salah satu dokumen atau master data menuju transaksi atau master data lainnya.
Misalnya pada SO ada referensi dari setiap Item yang ada di detail transaksi tersebut.

Hal ini dimungkinkan untuk direplikasi pada crystal report sehingga Layout yang dihasilkan bisa memiliki fungsi yang hamper sama dengan Golden Arrow milik SAP. Referensi dari crystal report ini membutuhkan Code atau Primary Key dari Master Data atau Transaksi yang akan ditampilkan.
Misalnya jika akan mereferensikan Item Master Data, maka ItemCode harus ada dalam Crystal Report tersebut.

Berikut caranya:

  1. Pertama buatlah layout seperti biasa
  2. Lalu masukkan picture melalui menu :  Insert – Picture
    SAP Business One Tips - STEM Golden Arrow 01Picture yang dipakai tidak harus Golden Arrow, bisa menggunakan berbagai gambar
  3. Tahap berikutnya adalah membuat hyperlink pada gambar telah dipilih, lalu pilih Format Graphic
    SAP Business One Tips - STEM Golden Arrow 02
  4. Selanjut akan muncul window dialog seperti gambar di bawah ini, pilih tab Hyperlink, A Website on
    the internet, lalu ke bagian formula (step sesuai gambar)
    SAP Business One Tips - STEM Golden Arrow 03
  5. Pada bagian formula bisa diisikan dengan formula dengan format sebagai berikut :
    SAP Business One Tips - STEM Golden Arrow 04Bagian yang diberi kotak adalah bagian dari formula yang perlu diganti sesuai kebutuhan.
    Untuk contoh, Hyperlink akan ditujukan ke Item Master Data, maka pada kota pertama harus diganti menjadi table untuk Item Master Data yaitu OITM.
    Untuk kotak kedua {Command.ItemCode} harus diisi dengan Primary key dari OITM, yaitu Item Code.
    Ini alasan kenapa pada query harus ada Primary Key pada query atau data source pada crystal report yang terkait.
Mau TahuCara Mudah Mengatur Perusahaan Dengan SAP Business One

Artikel ini ditulis oleh PT. Sterling Tulus Cemerlang, SAP Business One GOLD Partner di Indonesia.
Lebih detail tentang SAP Business One,
email ke: sales-enquiry@sterling-team.com atau hubungi +6221-5806336 atau wa +6287786555055

, , ,